Tidak Ada Perjokian, Sekjen Kemenag: Alhamdulillah Sukses, Lebih 95 Ribu Calon Mahasiswa Ikuti UM-PTKIN 2021

Editor | Romelt - Jumat, 28 Mei 2021, 14:31 WIB

Sekjen Kemenag saat evaluasi penerimaan calon mahasiswa baru UMPTKIN 2021, Kamis 27Mei 2021 (foto-dok-Humas)Sekjen Kemenag saat evaluasi penerimaan calon mahasiswa baru UMPTKIN 2021, Kamis 27Mei 2021 (foto-dok-Humas)

FIXPADANG.COM-Lebih 95 ribu calon mahasiswa mengikuti  ujian masuk perguruan tinggi agama Islam negeri (UM-PTKIN) dengan sistem seleksi elektronik (SSE) yang digelar dari 24-27 Mei 2021.

Ketua panitia penerimaan UM-PTKIN 2021, Mahmud mengatakan, ada 115.315 yang mendaftar. Namun, yang menyelesaikan pembayaran hanya 101.738 orang. Sedangkan yang melakukan finalisasi serta berhak mengikuti ujian sebanyak 100.038 calon mahasiswa.

"Jumlah yang sudah menyelesaikan SSE secara nasional sebanyak 95.342 atau 95,3 persen  dari 100.038 peserta yang berhak mengikuti ujian. Mereka yang tidak ikut, dimungkinkan karena sudah lulus melalui jalur lain,” ujar Mahmud Kamis 27 Mei 2021 kemarin.

Baca juga: Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Daerah Pesisir, Lantamal Siapkan Kampung Bahari Nusantara

Mahmud menjelaskan, dengan SSE, peserta mengikuti UM-PTKIN secara daring dari rumah masing-masing.
Mereka menggunakan perangkat smartphone/tab/notebook/laptop/Personal Computer yang memiliki kamera dan speaker aktif.

Ujian Masuk PTKIN 2021 dilaksanakan oleh 58 PTKIN  dan 1  Fakultas Agama pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yakni:  Universias Singaperbangsa Kerawang). Peserta terbagi menjadi dua kelompok, yaitu: IPA  (8.264 peserta) dan IPS (91.774 peserta). 

Baca juga: Pemerintah Berikan Lisensi Komersialisasi 5G, Jhonny G Plate: Ini Peluang dan Pasar Menjanjikan

Selain penggunaan SSE, hal baru lainnya dalam UM-PTKIN tahun ini adalah adanya mata uji baru berupa Baca Tulis  Al-quran (BTQ). Selama ini, mata uji yang diujikan hanyalah Uji Keislaman, Tes Potensi Akademik (TPA), Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, Matematika  dan IPA terpadu (khusus kelompok IPA), serta IPS terpadu (khusus kelompok IPS).

Editor: Romelt

Sumber: Kemenag

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler

sorot