Terbongkar Tes Rapid Antigen Daur Ulang, LPPKI Kecam Oknum Kimia Farma

Adrian | Editor - Sabtu, 1 Mei 2021, 14:36 WIB

Ketua Umum DPP LPPKI Azwar Siri kecam oknum. Kimia Farma  tersangka antigen daur ulang di Kualanamu, Sabtu 1 Mei 2021.Ketua Umum DPP LPPKI Azwar Siri kecam oknum. Kimia Farma tersangka antigen daur ulang di Kualanamu, Sabtu 1 Mei 2021./doc

FIXPADANG.COM --- Tidak ada.ucapan manis, semua ungkapan adalah kecaman dan umpatan serta menyesalkan. Itulah yang terucap ketika oknum selevel Business Manager PM, menggunakan alat test rapid antigen daur ulang.

Peristiwa  memalukan terjadi saat pemerintah tengah gencar menekan angka pasien positif covid-19, praktek antigen daur ulang dibongkar beberapa hari lalu oleh pihak kepolisian di Sumatera Utara.

Ketua Umum DPP Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia Azwar Siri.SH mengutuk dan menyesalkan sangat oknum PM yang mencari keuntungan di saat pandemi.

"LPPKI yang konsen melindungi dan menjaga marwah konsumen, saya katakan bahwa tindakan oknum tersebut sangat keterlaluan dan bertentanggan dengan Undang-Undang  36 tahun 2009 tentang kesehatan dan UU No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumenm. Di tengah pemerintah gencar-gencarnya mengah  penyebaran covid-19, eee oknum tersebut bermain-main dengan alat tes antigen daur ulang,"ujar Azwae Siri Sabtu 1 Mei 2021 di Padang.

Apapun alasan yang jelas kata Azwar Siri alat  tes antigen bekas atau daur ulang pasti diragukan tingkat keamanannya atau tingkat sterilnya.

"Bagaimana seandainya alat tes antigen bekas tersebut  sudah dipergunakan pada orang lain  yang telah terkena covid-19, apa tidak berbahaya? dan dipakai lagi pada orang lain untuk alat tes swabnya," ujar Azwar .

Untuk itu kata Azwar Siri, LPPKI meminta dan mendorong pihak Polda seluruh Indonesia untuk melakukan penyelidikan terhadap  alat tes swab antigen yang serupa  karena tidak tertutup kemungkinan juga ditempat lain melakukan hal yang sama.

"Bisa saja di daerah lain praktek seperti di Kualanamu terjadi, pasalnya pengunaan  alat tes antigen daur ulang ini cukup menjanjikan  utungnya," ujar Azwar.

Editor: Adrian

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi