Telemedis

Adrian | Uploader - Kamis, 8 April 2021, 15:21 WIB

Prof ElfindriProf Elfindri/doc

Oleh : Elfindri, Direktur SDGs Unand

MENARiK diskusi kami pagi ini dengan mahasiswa, Yona Syahril dan pembimbingya Dr Edi Aryanto. 

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unand ingin melakukan riset dan prediksi bagaimana pilihan dalam pelayanan medis. Kami tertarik nguping, karena kajian ini adalah berkaitan dengan teori keputusan. 

Perihal jika masyarakat menderita covid-19 bagaimana pilihan masyarakat. Apakah mereka akan memilih pergi ke rumah sakit atau sebaliknya mereka tidak melakukan pengobatan alias mengobati sendiri?.

Dalam berbagai pilihan kecendrungan keputusan ini sangat perlu untuk bisa dipetakan ke mana pilihan yang diputuskan oleh rumah tangga pada masa pandemi ini.

Banyak hipotesa yang mungkin dipasang. Bisa jadi masyarakat memilih pemeriksaan dan pengobatan di rumah sakit. Bisa jadi mau berobat tetapi isolasi mandiri. Atau masyarakat takut untuk berobat dan mengobati sendiri dengan berbagai upaya mandiri yang diperlukan.

Kajian ini tentu sangat bagus dalam upaya bagaimana tingkah laku masyarakat mengadapi masa pandemi ini dan sekaligus menemukan jawaban terhadap masalah pilihan.

Jika saja hopotesa pertama yg ditemukan sebagai jawaban maka jelas telemedicine mungkin tidak diperlukan.

Jika, justru yang kedua yg terjadi pelayanan ke depan telemedicine method. Sebuah jenis pelayanan baru yang mesti dikembangkan oleh rumah sakit atau sistem pelayanan kesehatan.

Editor: Adrian

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi

terpopuler
sorot