Syahrial Bakhtiar Sosok Pakar TId, Harapan Baru Mitra Kemenpiora

Adrian | Editor - Kamis, 1 April 2021, 15:05 WIB

Prof Syahrial Bakhtiar, Ketua Umim PP ISORI adalah sosol talent di bidang TID. (***)Prof Syahrial Bakhtiar, Ketua Umim PP ISORI adalah sosol talent di bidang TID. (***)

FIXPADANG--- Di Indonesia, tak banyak ilmuan olahraga yang memiliki pengalaman sebagai praktisi dan peneliti keolahragaan.

Sebagian besar ilmuan olahraga berkutat dalam dunia akademisi di kampusnya.Tapi tunggu dulu, ada satu yaitu Prof Syahrial Bakhtiar, dia menjadi pemeca kebekuan soal ilmuan olahraga tersebut.

Syahrial Bakhtiar 31 Maret 2021 dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Olaharaga Indonesia (ISORI) 2021-2025 oleh Menpora Ri Zainudin Amali,

Syahrial Bakhtiar selain Ketum PP ISORI, juga sebagai Ketua Yayasan Sekora yang saat ini fokus pada Talent Identfikasi (TId) Indonesia.

Dia yang hobi tenis lapangan, bahkan juga Ketum Pengprov Pelti Sumbar pada pidato sambutannya siap merespon arahan Menpora RI agar pendataan terhadap para sarjana olahraga disegerakan dan konsolidasi pembentukan pengurus provinsi ISORI di seluruh wilayah Indonesia juga diprioritaskan. 

"Dukungan yang sepenuhnya dari Bapak Menpora RI kepada ISORI, dengan penyediakan kantor atau sekretariat untuk DPP ISORI di gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, sungguh sangat saya apresiasi," ujar Syahrial usai pelantikan organisasi tersebut.

Selain ISORI untuk bersinergi dan berperan dalam melakukan sosialisasi, implementasi, mengevaluasi dan memonitor desain besar atau grand design olahraga nasional yang telah disusun Kemenpora bersama stakeholder terkait,.

Syahrial Bakhtiar juga berbagi pengalaman dalam pembinaan olahraga prestasi, juga berbagi ilmu dalam Optimalisasi Sistem Identifikasi Bakat Olahraga: E-Talent Syistem yang didapatnya dari berbagai penelitiannya di luar negeri.

"Performa terbaik bagi seorang atlet tidak terjadi secara kebetulan. Itu diawali dengan proses yang panjang dan kompleks. Secara global, kecenderungan dalam identifikasi dan pengembangan bakat lebih menekankan pada performa jangka pendek. Persaingan yang sengit dan investasi pada dasarnya ditujukan kepada para atlet yang sedikit banyaknya telah terbukti bahwa mereka memiliki potensi untuk mengukir prestasi di level tertinggi," ungkap Syahrial yang juga peneliti dan pengembang gerak dasar ini, Kamis 1 April 2021.

Editor: Adrian

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi

terpopuler
sorot