Rem Mendadak, Genius Umar Untuk Keselamatan Rakyat Tidak Mau Bertaruh, Besok Terapkan PPKM Darurat

Adrian | Editor - Sabtu, 17 Juli 2021, 20:21 WIB

Wako Pariaman Genius Umar gercep dengan Forkompida tetapkam PPKM Darurat mulai Minggu besok.Wako Pariaman Genius Umar gercep dengan Forkompida tetapkam PPKM Darurat mulai Minggu besok./doc

FIXPADANG.COM --- Walikota Pariaman Genius Umar tidak mau bertaruh soal keselamatan rakyat Kota Pariaman. Bak lagi bawa mobil, Genius Umar rem mendadak berlakukan PPKM Darurat Minggu 18 Juli 2021.

Genius Umar gerak cepat (Gercep), mengetok palu, Minggu 18 Juli 2021 hingga seminggu kedepan berlakukan PPKM Darurat.

"Ya ini terkait perubahan zona Pariaman menjadi zona merah (level IV). Besok PPKM Darurat diberlakukan semua objek wisata di Pariaman kita tutup," ujar Genius Umar kepada media Minggu 17 Juli 2021 sore.

Kota Pariaman selama ini zona kuning tapi peningkatan kasus aktif, Kota Pariaman menjadi Assesmen level 4 (empat), tidak neko-neko dan beretorika, Genius bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai Minggu memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

"Kota Pariaman akan berlakukan PPKM Darurat mulai besok, Minggu 18 Juli 2021. PPKM darurat dimulai dengan penyekatan pada 6 titik di Kota Pariaman, penutupan objek wisata, pemberlakukan Work From Home (WFH) 75 persen pembatasan aktivitas masyarakat, tidak mengeluarkan izin untuk pesta, memberlakukan take away atau pesanan dibawa pulang dan menganjurkan untuk pelaksanaan salat dirumah,"ujar Genius Umar

Kota Pariaman menjadi satu kota di Sumbar yang harus menerapkan PPKM darurat karena perkembangan kasus covid-19 yang terus meningkat.

"PPKM Darurat berlaku sejak Minggu (17/7) hingga Minggu 25 Juli 2021. Saat ini Kota Pariaman berada pada level 4 peningkatan covid-19, artinya Kota Pariaman berada pada zona merah," ujarnya. 

6 titik penyekatan mulai besok itu jembatan kuraitaji, jembatan sampan, jembatan sunur, Simpang Apar, Pantai Gandoriah, Simpang lapai dan patroli keliling untuk melakukan pantauan. 

Editor: Adrian

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler

sorot