Pejuang Anti Korupsi Disingkirkan, Presiden PKS: Rasa Keadilan Rakyat Semakin Terkoyak

Romelt - Minggu, 30 Mei 2021, 21:57 WIB

Presiden PKS Ahmad Syaiku saat pidato politik pada HUT PKS ke-19, Minggu 30 Mei 2021 (foto-dok-HumasPKS)Presiden PKS Ahmad Syaiku saat pidato politik pada HUT PKS ke-19, Minggu 30 Mei 2021 (foto-dok-HumasPKS)

FIXPADANG.COM-Presiden PKS Ahmad Syaikhu angkat bicara terkait tidak lulusnya pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan dipecatnya 51 orang  pejuang anti korupsi.

"Atas nama wawasan kebangsaan, pejuang anti korupsi ramai- ramai disingkirkan. Secara kasat mata, diperlihatkan kepada seluruh rakyat Indonesia," ujar Ahmad Syaikhu saat menghadiri HUT PKS ke-19, Minggu 30 Mei 2021.

Ia menyebutkan, Fakta 51 pegawai KPK disingkirkan dengan TWK yang bermasalah secara subtansi membuat rasa keadilan terhadap rakyat semakin terkoyak.

Baca juga: Minggu Ke-64 Pandemi, 44.127 Orang Positif di Sumbar

"Sebab hampir semua pegawai KPK yang dipecat adalah mereka yang tengah mengusut kasus korupsi besar yang jelas merugikan rakyat sebagai pemberi mandat," ujarnya saat HUT PKS ke-19, Minggu 30 Mei 2021.

Lebih lanjut, Admah Syaikhu mengatakan, Kesadaran nurani publik tersakiti karena ketika agenda pemberantasan korupsi dilemahkan, di saat yang sama dana bantuan sosial yang seharusnya diperuntukkan untuk rakyat yang terdampak pandemi justru dikorupsi habis-habisan oleh para pejabat negara yang korupsi.

Baca juga: Gawat..Hari Ini 15 Orang Meninggal Karena Covid-19 di Sumbar

Tindakan dipecatnya 51 penyidik KPK ini membuat publik akhirnya bertanya. Mereka yang terlibat aktif mengusut kasus korupsi yang jelas merugikan bangsa dianggap tidak nasionalis dan cinta NKRI.

Editor: Romelt

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
TERKINI