Hanung Bramantyo 'Kebelet' Layar Lebarkan Sang Guru Pamong

Adrian | Author - Kamis, 22 April 2021, 14:26 WIB

Hanung dannJose komit garpa.layar lebar film.Sang Guru Pamong, Rabu 21 April 2021.Hanung dannJose komit garpa.layar lebar film.Sang Guru Pamong, Rabu 21 April 2021./doc

FIXPADANG.COM- Buku Sang Guru Pamong bikin kebelet sutradara kondang  Hanung Bramantyo membuat film layar lebar terinsiprasi dari  alur cerita dari buku itu.

Padahal 'Sang Guru Pamong' baru dua minggu diluncurkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

'Sang Guru Pamong' berhasil membuat sutradara papan atas Indonesia Hanung Bramantyo tertarik mengemasnya menjadi film layar lebar. 

Faktanya untuk mengangkat ke layar lebar 'Sang Guru Pamong' telah ditandatangani kerja sama antara Yayasan Manggala Abdi Praja dipimpin Jose Rizal dengan Dapur Film Production dikomandoi Hanung Bramantyo di Kantor Meccanism, Jagakarsa, Rabu 21 April 2021.

Peraih beberapa kali Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) ini mengatakan  buku Sang Guru Pamong ditulis Indrarto dan Jose Rizal berhasil menyita perhatiannya.

“Saya membayangkan, ketika orang menonton film ini akan dapat menemukan role model seorang pegawai negeri di Indonesia semestinya. Selama ini kita tahu bagaimana seorang tentara yang ideal seperti Jenderal Soedirman, polisi yang ideal seperti Jenderal Hoegeng, tetapi pegawai negeri yang ideal belum begitu menonjol. Padahal sejak kecil, saya sering mendengar anak-anak yang orangtuanya berprofesi pegawai negeri. Artinya pegawai negeri ini sangat dekat dan melekat dalam kehidupan keseharian masyarakat. Tetapi pegawai negeri belum ada pahlawannya,”ujar Hanung Bramantyo.

'Sang Guru Pamong' ini nantinya kata Hanumg merupakan film tentang seorang tokoh pegawai negeri yang menjadi teladan. Kebetulan wadah pengabdian di sekolah pamong.

"Sosok pegawai negeri yang disiplin, tanggungjawab, mencintai tugasnya, mengayomi anak didiknya, memberikan contoh lebih dulu, berintegritas, dan sebagainya. Jadi karakter Pak Indrarto ini sudah jadi milik pegawai negeri Indonesia bukan hanya milik murid-murid di IPDN saja,"ujarnya.

Editor: Adrian

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi