Allhamdulillah Vaksin Berbayar Batal, Guspardi Ingatkan Penanganan Covid-19 Mesti Diperbaiki

Adrian | Editor - Minggu, 18 Juli 2021, 12:45 WIB

Guspardi Gaus apresiasi Presiden Jokowi yang batalkan vaksinasi berbayar, Minggu 18 Juli 2021.Guspardi Gaus apresiasi Presiden Jokowi yang batalkan vaksinasi berbayar, Minggu 18 Juli 2021./doc

FIXPADANG.COM --- Akhirnya Presiden Joko Widodo menunjukan sikap pro rakyatnya dengan membatalkan recana vaksin berbayar.

Batal Vaksinasi Covd-19 berbayar diapresiasi Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Gispardi Gaus.

"Saya angkat topi kepada Pak Presiden Jokowi yang membatalkan vaksin berbayar untuk para individu yang disalurkan melalui PT Kimia Farma Diagnostika. Karena skema vaksin berbayar ini  dinilai sebagai bentuk komersialisasi vaksin  atau kepentingan bisnis berkedok mempercepat program vaksinasi nasional, "ujar Guspardi Gaus, Minggu 18 Juli 2021.

Kebijakan pembatalan vaksin berbayar tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 16 Juli 2021.

"Setelah mendapatkan masukan dan juga respons dari masyarakat, Presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan dan dicabut," ujar Pramono. 

Menurut Guspardi, saat diumumkan rencana vaksin berbayar ini, langsung mendapatkan kritikan dan penolakan dari berbagai kalangan termasuk dari DPR sendiri.

"Alasan pemerintah membuka ruang vaksinasi berbayar demi mengejar target mempercepat sehingga mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, tidak masuk akal," ujar Guspardi Gaus

Seharusnya kata Guspardi Gaus politisi nasional asal Ranah Minang, pemerintah menyediakan dan memperbanyak gerai-gerai vaksinasi covid-19.

Editor: Adrian

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler

sorot