'Aciak Galehkan Piaman' ke Sandiaga Uno

Adrian | Uploader - Selasa, 13 April 2021, 23:38 WIB

Aciak (kanan) serahkan proposal pengembangan pariwisata Padang Pariaman kepada Sandiaga Uno, Selasa 13 April 2021 di Jakarta.Aciak (kanan) serahkan proposal pengembangan pariwisata Padang Pariaman kepada Sandiaga Uno, Selasa 13 April 2021 di Jakarta./humas padang pariaman

FIXPADANG.COM---Momen bersua Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif  Sandiaga Uno, bagi Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur biasa disapa Aciak, saat pas galehkan (jual) potensi pariwisata daerahnya.

Aciak bertemu Sandiaga Uno difasilitasi Anggota DPR RI Andre Rosiade, Aciak tidak sendiri ada beberapa kepala daerah dan wakil kepala daerah di Sumbar jumpa Sandiaga Uno, Selasa 13 April 2021 di Jakarta.

Bupati Padang Pariaman mengatakan Padang Pariaman merupakan pintu gerbangnya Sumatra Barat yang terdiri dari 17 kecamatan di mana 6 kecamatan dilalui oleh pesisir pantai dan 11 lainnya berada pada perbukitan yang memiliki banyak destinasi wisata di antaranya yang fenomemal amazinh Lubuk Nyarai dengan mengantongi sertifikat tracking nomor satu di dunia,.

"Pak menteri kami punya 72 destinasi wisata yang sudah digarap namun masih setengah penggarapannya. Oleh sebab itu dari sekian banyak destinasi wisata tersebut ada destinasi wisata yang sangat besar keuntungannya jika lebih dikembangkan secara baik lagi, mohon pak Sandiaga Uno membantu agat tunyas digarap dan mendagangkan keuntungan bagi daerah kamj," ujae Aciak.

Aciak juga mengungkapkan Padang Pariaman memiliki kawasan wisata religius yang terbesar di Sumatra karena setiap tahunnya pada bulan Safar yakni tradisi basafa ke Makam Syekh Burhanuddin di Ulakan.

"Jumlah pengunjung bisa mencapai satu juta, basafa ke makam Syekh Burhanudin yang merupakan tempat asal berkembangnya agama islam di Minangkabau," ujarnya.

Perhatian Pemerintah pusat ke Padang Pariaman sangat tinggi, seprti. 2020  Padang Pariaman menerima bantuan sebesar Rp 140 Milyar dan sudah digunakan oleh PUPR. Tapi karena pandemi covid belum sempat dilaksanakan.

"Kini, kami mengajukan lagi menjadi Rp 144 M, sehingga ini bisa difinalkan dan melanjutkan membangunan wisata di Padang Pariaman,"ujar Suhatri Bur.

Editor: Adrian

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi